Humor Forex

Dolar AS dan euro sentuh titik terendah dua bulan terhadap rubel
Dolar AS dan euro sentuh titik terendah dua bulan terhadap rubel

Rubel Rusia adalah mata uang yang sangat elastis. Rubel berhasil mengatasi perang harga minyak, terlepas dari beberapa kerugian. Saat ini, harga minyak pulih dan mata uang Rusia juga meningkat. Di bursa Moskow, dolar AS diperdagangkan di level 72 rubel, sedangkan euro senilai kurang dari 79 rubel. Terakhir kali rubel diperdagangkan pada level yang sama adalah pada bulan Maret. Tentu saja, lonjakan tersebut terutama dipicu oleh kenaikan harga minyak. Futures minyak bulan Mei telah terjual. Selain itu, para trader berencana memanfaatkan kontrak Juni yang kemungkinan akan lebih mahal. Pada saat yang sama, pengurangan produksi hasil minyak telah membuahkan hasil, dan permintaan pulih secara bertahap. Menurut data yang diterima dari Bloomberg, konsumsi minyak China hampir mencapai tingkat pra-krisis, sebanyak 13 juta barel per hari. Selain itu, kenaikan mata uang Rusia didorong oleh permintaan musiman dari eksportir lokal. Pada akhir bulan, beberapa dari mereka harus membayar pajak ke anggaran sedangkan yang lain membutuhkan rubel untuk membayar dividen, misalnya, "NOVATEK" dan "Norilsk Nikel". Beberapa ahli menduga bahwa penjualan mata uang di bursa dapat mencapai $2 miliar. Dengan demikian, rubel Rusia diperkirakan akan bergerak lebih tinggi lagi.

Dipublikasikan: 2020-05-27 10:44:22 UTC
Kembali ke karikatur
Share

Mulai trading tanpa
risiko dan investasi
Dengan Bonus Permulaan $1000
Get bonus
55%
from InstaForex
on every deposit
Earn up to
$50000
for inviting friends to get StartUp Bonus from InstaForex
No investments required!