| Humor Forex | ||||||
Lelucon
-Kenapa dompet begitu berisik?
-Karena uang berbicara.
Seorang wanita baru saja selesai mandi saat bell pintunya berbunyi. Ia segera menggunakan handuk dan bergegas menuju pintu. Dave, kawan bermain poker suaminya sudah berdiri di pintu. Ia melihat wanita itu sedang menggunakan handuk dan berbisik, "aku beri kau $500 sekarang jika kamu mau melepas handukmu hanya selama 10 detik! Berarti $50 per detik!"
Si wanita memikirkannya, kemudian melepas handuknya. Ia tersenyum, memberikan uangnya lalu pergi.
Ketika dia kembali ke kamar, suaminya bertanya, "Apakah itu Dave? Apakah dia membawa hutangnya senilai $500 ?"
Si wanita memikirkannya, kemudian melepas handuknya. Ia tersenyum, memberikan uangnya lalu pergi.
Ketika dia kembali ke kamar, suaminya bertanya, "Apakah itu Dave? Apakah dia membawa hutangnya senilai $500 ?"
Suatu hari, saya dan teman saya pergi ke klub malam wanita. Salah satu wanita mencoba untuk menarik perhatian kami, dia mengeluarkan $10. Saat penari pria mendatangi kami, teman saya menjilat $10 tersebut dan menyelipkannya di bokongnya!
Seorang teman mengeluarkan $20. Dia memanggil si penari pria kembali, menjilat $20 dan menyelipkannya lagi.
Dalam percobaan lain untuk menarik perhatian kami, teman saya yang ketiga mengeluarkan $50 dan memanggil pria tersebut.
Saya khawatir apa yang akan terjadi, namun dia menjilatnya dan kembali menyelipkannya ke bokong.
Setelah itu, si penari tersebut berbalik menuju saya!
Dan perhatian semuanya tertuju pada saya, dan pria tersebut menghasut saya untuk mengeluarkan $50. Otak saya berputar saat saya meraih dompet. Apa yang dapat saya lakukan?
Saya keluarkan kartu ATM saya, menggeseknya di bokong penari tersebut, mengambil $80, kemudian bergegas pulang.
Seorang teman mengeluarkan $20. Dia memanggil si penari pria kembali, menjilat $20 dan menyelipkannya lagi.
Dalam percobaan lain untuk menarik perhatian kami, teman saya yang ketiga mengeluarkan $50 dan memanggil pria tersebut.
Saya khawatir apa yang akan terjadi, namun dia menjilatnya dan kembali menyelipkannya ke bokong.
Setelah itu, si penari tersebut berbalik menuju saya!
Dan perhatian semuanya tertuju pada saya, dan pria tersebut menghasut saya untuk mengeluarkan $50. Otak saya berputar saat saya meraih dompet. Apa yang dapat saya lakukan?
Saya keluarkan kartu ATM saya, menggeseknya di bokong penari tersebut, mengambil $80, kemudian bergegas pulang.
Ibu: Mengapa kamu menelan uang yang baru ibu berikan?
Anak: Ibu bilang itu uang makan siangku!
Anak: Ibu bilang itu uang makan siangku!
"Ini aneh, karena ini merupakan pekerjaanku yang pertama dan merupakah segalanya, namun aku yakin aku menghasilkan uang lebih banyak di kampus hanya dengan bekerja untuk orang tuaku sebagai anak perempuannya," - Melanie Reno
Dua rekan kerja berasal dari lembaga hukum sedang menikmati makan siang saat tiba-tiba salah satu dari mereka terlihat terkejut. "Saya harus kembali ke kantor segera! Saya lupa mengunci brankas!"
"Apa yang kamu khawatirkan?" tanya rekannya, "Kita berdua ada disini"
"Apa yang kamu khawatirkan?" tanya rekannya, "Kita berdua ada disini"
Suatu hari Larry pulang ke rumah dan istrinya, Linda, bertanya. "Darimana saja kamu?"
Larry menjawab, "Aku membuat tato."
"Tatto?" Dia tidak menyukainya, "Tato apa?"
"Seratus dolar di bagian pribadi saya," dia mengatakan dengan bangga.
"Apa yang kamu pikirkan," istrinya mengatakan, menggelengkan kepalanya. "Mengapa seorang akuntan membuat tato seratus dolar di bagian pribadinya?"
"Pertama, aku ingin melihat uangku berkembang. Kedua, sesekali aku ingin bermain dengan uangku. Ketiga, saya menyukai bagaimana rasa uang di tangan. Dan, terakhir, jika kamu ingin berbelanja, kamu bisa tinggal dirumah dan memainkan seratus dolar ini kapanpun daripada menggunakannya untuk berbelanja."
Larry menjawab, "Aku membuat tato."
"Tatto?" Dia tidak menyukainya, "Tato apa?"
"Seratus dolar di bagian pribadi saya," dia mengatakan dengan bangga.
"Apa yang kamu pikirkan," istrinya mengatakan, menggelengkan kepalanya. "Mengapa seorang akuntan membuat tato seratus dolar di bagian pribadinya?"
"Pertama, aku ingin melihat uangku berkembang. Kedua, sesekali aku ingin bermain dengan uangku. Ketiga, saya menyukai bagaimana rasa uang di tangan. Dan, terakhir, jika kamu ingin berbelanja, kamu bisa tinggal dirumah dan memainkan seratus dolar ini kapanpun daripada menggunakannya untuk berbelanja."
Siapa yang menjatuhkan sekumpulan catatan dengan karet disekelilingnya?
Saya!
Baik, ini karetnya.
Saya!
Baik, ini karetnya.
Dave selama ini merupakan orang yang pendiam dan amat hemat.
Keluarganya berkumpul saat ia sekarat.
Dave bertanya pada mereka, "Apakah semuanya di sini? Dimana Bessie?"
"Aku di sini," Istrinya menjawab.
"Anak-anak?"
"Kami disini, yah," Mereka menjawab.
"Jangan khawatir Dave, semuanya di sini." Bessie meyakininya.
Dave melonjak dan berteriak, "Kalau semua orang ada di sini mengapa lampu di dapur menyala?!"
Keluarganya berkumpul saat ia sekarat.
Dave bertanya pada mereka, "Apakah semuanya di sini? Dimana Bessie?"
"Aku di sini," Istrinya menjawab.
"Anak-anak?"
"Kami disini, yah," Mereka menjawab.
"Jangan khawatir Dave, semuanya di sini." Bessie meyakininya.
Dave melonjak dan berteriak, "Kalau semua orang ada di sini mengapa lampu di dapur menyala?!"
- Apa yang dilakukan seorang pria ketika ia mendapatkan tagihan gas yang besar?
- Ia meledakkannya
- Ia meledakkannya
Pembicaraan Ayah pada anaknya saat mengumumkan pertunangan: "Apa pekerjaannya? Apakah dia punya uang?"
"Laki-laki semuanya sama saja. Itu hal pertama yang dia tanya tentang ayah!"
"Laki-laki semuanya sama saja. Itu hal pertama yang dia tanya tentang ayah!"
Seorang pebisnis meminta dan bertanya mengenai dokumen yang dibutuhkan untuk terbang ke Cina. Setelah diskusi panjang mengenai paspor, saya mengingatkan bahwa dia membutuhkan visa. "Oh tidak, saya tidak membutuhkannya. Saya sudah ke Cina berkali-kali dan tidak harus memiliki visa." Saya memastikan lagi dan amat yakin bahwa orang tersebut membutuhkan visa. Saat saya memberitahunya mengenai visa, dia mengagtakan "Dengar, saya sudah ke Cina empat kali dan mereka selalu menerima American Express saya."





